(sumber : http://posberita.com/5-arti-pelukan-mesra-pasangan-anda/)
Kamis, 28 Januari 2016
1 2 3 4 ....
Aku tengah berhitung. Hitungan yang panjang dan perlahan. Satu waktu penambahan angka setara dengan suara detak jarum jam. Aku terus berhitung hingga mencapai angka 30. Pertanyaannya adalah, apakah aku tengah menemani prajurit kecilku belajar matematika? Atau apakah aku tengah memberikan peringatan kepada para bujang untuk suatu pekerjaan? Tidak. Aku bukan sedang melakukan kedua hal tersebut. Apa yang sedang aku lakukan?
Aku tengah berdekap. Mendekap erat sang pangeran hati dengan dekapan erat. Kulipat kedua tanganku menggapai luas badannya. Kusandarkan kepalaku di bahunya. Kudekatkan seluruh bidang tubuhku menutupi tubuhnya. Aku pejamkan mata. Aku menggeser kepalaku, tepat di daerah jantungnya. Ku rasakan denyut jantung sang pangeran berdegup kencang. Akupun tersenyum. Aku bahagia. Sambil kulontarkan hitungan tadi secara perlahan.
Awalnya, reaksi sang pangeran jengah. Lucu menurutnya. Lalu disusul dengan seloroh kalimat dari bibirnya. "Ada apa ummah", ujarnya. Aku biarkan ia. Tak ku gublis perkataaanya. Termasuk tak ku gublis reaksinya untuk melepas dekapanku. Semakin sang pangeran bergerak, semakin kuikat ia dalam dekapanku. Sang pangeran pun kalah. Akhirnya ia pun menikmati suasana. Hanya butuh hitungan 10 detik untuk membuat sang pangeran terperdaya. 20 detik selanjutnya, oksitosin lah yang bekerja. Menjalar lewat darah, mengalir hingga labirin-labirin, rusuk rusuk tulang, dari ujung kuku kaki hingga ujung syaraf rambut. Ku lirik sang pangeran, ku lihat bola matanya terpejam, seolah ia menikmati dekapan. Hitunganku pun berhenti di angka 30. Kulepaskan dekapan secara perlahan. Aku berpikir oksitosin ikut pergi selepas dekapan kurenggangkan. Tapi ternyata ia masih bekerja maksimal, hingga aku berpisah dengan sang pangeran.
Lalu, apa yang aku dapatkan dari dekapan 30 detik tadi?
Perasaan nyaman dan aman.
Nyaman bahwa sang pangeran yang aku dekap adalah mahluk hidup dan memiliki rasa. Aman karena munculnya keyakinan bahwa sang pangeran akan mampu melindungiku, dalam kondisi segenting apapun jua.
Perasaan positif inilah yang akan kita tularkan. Berawal dari kita, kemudian menjalar ke orang-orang terkasih. Berlanjut dan menyebar ke daerah yang lebih luas. Hanya dengan dekapan sederhana, ternyata membawa efek yang luar biasa.
Tidak percaya? Silakan di coba...
